Oleh: yudopotter | Mei 15, 2009

Sekilas Tentang Radar


Radar ( Radio Detection And Ranging ) bekerja pada gelombang elektromagnetik berupa gelombang radio dan gelombang mikro, dengan panjang gelombang beberapa milimeter hingga sekitar satu meter. Gelombang radio dan gelombang mikro tersebut dipancarkan ke seluruh permukaan bumi dan pantulannya terdeteksi oleh sistem radar yang selanjutnya digunakkan untuk mendeteksi objek. Sehingga dengan demikian sistem ini sering disebut dengan penginderaan jauh aktif.

Besar kecilnya panjang gelombang elektromagnetik mempengaruhi terhadap penetrasi gelombang tersebut pada objek di permukaan bumi. Semakin besar panjang gelombang yang digunakan maka semakin kuat daya penetrasi gelombang tersebut. Panjang gelombang dikelompokkan menurut band-band. Panjang gelombang yang akan digunakan pada sistem radar bergantung pada aplikasi yang akan dikerjakan. Radar menggunakan satu atau lebih jenis band dalam melakukan penginderaan jauh. Radar menggunakan spektrum gelombang elektromagnetik pada rentang frekuensi 300 MHz hingga 30 GHz.

Band

Tabel 1. Panjang gelombang Radar dan Frekuensinya yang digunakan dalam Penginderaan Jauh

Aplikasi dari band-band tersebut pada sistem radar dapat dilihat pada tabel 2 berikut :

Radar_1

Gambar 1 Cara kerja radar

Sensor memancarkan gelombang elektromagnetik ke target dan diterima kembali oleh sensor untuk menentukan jarak (S).

Pengukuran jarak antara sensor dengan target menggunakan rumus :

S= ( c. Δt):2       …………………………………(1)

c  = Kecepatan cahaya.

S  = Jarak antara sensor dengan target di permukaan bumi.

Δt = Waktu tempuh gelombang elektromagnetik.

Pada permukaan bumi, pulsa gelombang radar dipancarkan ke segala arah, sebagian pantulannya diterima kembali oleh sensor. Intensitas dari gelombang pantulan ini sangat lemah dibandingkan ketika dipancarkan.

backsc

Gambar 3. Gelombang radar yang dipancarkan satelit,kemudian dipantulkan kembali kesegala arah oleh permukaan bumi dan sebagian diterima kembali oleh satelit

Ketika wahana memancarkan radar, memiliki bentuk geometri tersendiri. Berikut ini adalah faktor-faktor geometri pada pencitraan radar, yaitu :

1. Incidence Angle

Merupakan sudut yang dibentuk antara pancaran gelombang radar dengan garis yang       tegak lurus terhadap permukaan objek.

2. Depression Angle

Adalah sudut yang dibentuk dari arah horisontal ke arah garis pancaran gelombang  radar.

3. Look Angle

Merupakan sudut antara utara geografis dan arah pancaran gelombang radar atau dengan garis yang tegak lurus arah terbang wahana.

4. Look Direction

Merupakan arah antena saat melakukan pencitraan.

About these ads

Responses

  1. Tabel 2-nya kemana pak?

    • Oh ya Pak, segera saya perbaiki tulisan saya

  2. terima kasih ya pak ,atas penjelasan tentang gelombang radar ini.. sya jadi mudah mengerjakan tugas dari guru

    • Sama-sama Mas…hanya ini yang bisa saya sumbangkan ke rekan-rekan didunia maya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.070 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: