Oleh: yudopotter | Februari 9, 2009

Monsoon


Monsoon adalah fenomena perubahan iklim secara ekstrim yang terjadi akibat adanya perubahan tekanan udara secara ekstrim di kawasan daratan India dan Lautan Hindia. Perubahan tekanan udara ini akan menyebabkan terjadinya angin sangat kencang (jet stream effect) dari lautan lepas menuju daratan India.

            Perubahan atmosfer yang menyebabkan terjadinya monsoon ini diakibatkan oleh perubahan pola tekanan atmosfir yang disebabkan munculnya variasi rerata pemanasan dan pendinginan. Akibatnya terjadi perbedaan amplitudo yang sangat besar dalam siklus temperatur musim didaratan dengan lautan yang terdekat disekitarnya. Perbedaan tingkat pemanasan udara ini terjadi dikarena panas di dalam lautan dilepaskan secara vertikal melalui mixed layer (lapisan campuran) dengan kedalaman sekitar 50 meteran. Seiring dengan tiupan angin dan turbulensi yang terbentuk pada saat pelepasan panas dari dalam lautan, pelepasan suhu didaratan berjalan lambat bila dibandingkan dengan kecepatan pelepasan suhu dari dalam lautan. Sehingga terjadi pergerakan udara panas dari lautan menuju ke daratan akibat perbedaan tekanan atmosfer yang sangat ekstrim. Dampak terjadinya monsoon selama musim panas adalah terjadinya udara bertekanan tinggi (ditunjukkan oleh gejala angin kecang dan ribut) yang bergerak ke arah utara dan menghasilkan hujan deras diatas daratan India. Selama musim hujan, terjadi fenomena yang terbalik, monsoon menyebabkan terjadinya kekeringan di daratan India.  Namun bagi penduduk India keberadaan monsoon bukan dianggap sebagai bencana bahkan ada semacam ritual kepercayaan monsoon membawa berkah didalam kehidupan mereka. Hal ini disebabkan selama terjadinya monsoon, terjadi curah hujan yang besar dan sangat lebat. Hujan inilah yang sangat dibutuhkan penduduk India untuk memulai musim tanam di lahan-lahan pertanian mereka. Walaupun monsoon memiliki potensi untuk menyebabkan banjir dan kekeringan ditambah dengan dampak dari bencana tersebut seperti kerusakan bangunan, kematian dan wabah penyakit. 

Monsoon teridentifikasi terbagi atas 5 macam berdasarkan area kemunculannya, sebagai berikut :

       1.  Northeast Monsoon (Asia Selatan and Australia)

Monsoon ini terjadi dikawasan Asia Selatan dan Australia dengan periode waktunya antara bulan Juni hingga September.

      2.  Northern Indian Ocean Monsoon (NIAM)

Monsoon ini terjadi dikawasan India dengan periode waktunya antara bulan Juli hingga September seiring dengan monsoon yang terjadi dikawasan Meksiko dan kawasan barat daya Amerika Serikat sekitar pertengahan bulan Juli.

    3.    African Monsoon

Monsoon ini terjadi dikawasan India dengan periode waktunya antara bulan Juli hingga September seiring dengan monsoon yang terjadi dikawasan Meksiko dan kawasan barat daya Amerika Serikat sekitar pertengahan bulan Juli.

    4.   South American Monsoon

           Monsoon ini terjadi dikawasan Amerika Selatan khususnya di negara Brasil dengan periode waktunya antara bulan Juli hingga September dimana presipitasi akan terjadi maksimum sehingga sering kali menyebabkan kawasan di kota Rio De Janneiro (Brasil) mengalami banjir besar.


Responses

  1. Kang/mas,punya info/referensi lebih jauh lagi untuk bahasan monsoon ini? Seperti MJO,tahunan ENSO. Atau pustaka lain mengenai monsoon..
    Thx.

    • Silakan datang ke lab crs, prodi geodesi itb….ada banyak referensi disini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: